Doa Nabi Yusuf melawan nafsu merujuk pada doa yang dipanjatkan oleh Nabi Yusuf AS ketika beliau diuji dengan godaan nafsu dari istri Aziz. Kisah ini terjadi ketika Nabi Yusuf AS, yang sangat tampan, ditunjuk sebagai pembantu oleh seorang pejabat tinggi di Mesir bernama Aziz. Istri Aziz, yang dikenal sebagai Zulaikha, mencoba menggoda Nabi Yusuf untuk berbuat zina.
Namun, Nabi Yusuf AS menolak godaan tersebut dan memohon pertolongan kepada Allah. Dalam Al-Qur'an, Allah menggambarkan peristiwa ini dalam surah Yusuf (12:33), yang berbunyi:
"Ya Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada apa yang mereka ajak aku kepadanya. Jika Engkau tidak memalingkan dariku tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung kepadanya dan menjadi salah seorang dari orang-orang yang bodoh."
Dalam ayat ini, Nabi Yusuf AS memohon kepada Allah agar dijauhkan dari godaan tersebut dan diberikan kekuatan untuk menahan hawa nafsu. Doa ini menunjukkan sikap tawakal dan keteguhan hati Nabi Yusuf dalam menghadapi ujian berat, serta keyakinannya bahwa Allah adalah sebaik-baik tempat berlindung dari segala bentuk godaan dan dosa.
Doa ini bisa dijadikan contoh bagi umat Muslim dalam menghadapi godaan dan cobaan hidup, terutama dalam hal menjaga diri dari perbuatan yang tidak baik dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa.
Nabi Yusuf A.S. merupakan salah satu nabi yang memiliki banyak kelebihan yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadis. Berikut adalah beberapa kelebihan Nabi Yusuf A.S.:
Kecantikan dan Kekuatan Fisik
Nabi Yusuf A.S. dikenal dengan wajah yang sangat tampan, yang membuat banyak orang terpesona. Dalam suatu riwayat, dikatakan bahwa kecantikan Nabi Yusuf A.S. bahkan membuat wanita-wanita Mesir yang melihatnya terpesona dan salah memotong jari mereka ketika mereka sedang memotong buah. Kecantikan ini juga merupakan ujian besar baginya.Kesabaran yang Luar Biasa
Nabi Yusuf A.S. menghadapi berbagai ujian berat dalam hidupnya. Ia dibuang oleh saudara-saudaranya ke dalam sumur, dijual sebagai budak, difitnah oleh istri Aziz, dan dipenjara. Namun, ia tetap sabar dan tawakal kepada Allah dalam menghadapi semua cobaan tersebut. Kesabarannya menjadi contoh bagi umat manusia dalam menghadapi ujian hidup.Kemampuan Menafsirkan Mimpi
Salah satu kelebihan utama Nabi Yusuf A.S. adalah kemampuannya dalam menafsirkan mimpi. Ia menafsirkan mimpi dua sahabatnya di penjara dengan tepat, yang akhirnya membawa dirinya diangkat menjadi orang yang sangat dihormati di Mesir. Selain itu, ia juga menafsirkan mimpi raja Mesir yang berkaitan dengan tujuh tahun kelimpahan dan tujuh tahun paceklik.Kebijaksanaan dan Kepemimpinan
Nabi Yusuf A.S. dikenal bijaksana dalam mengambil keputusan. Ketika ia diangkat menjadi wazir (menteri) oleh raja Mesir, ia berhasil mengelola urusan negara, terutama dalam menghadapi masa kelaparan yang panjang. Kemampuannya dalam mengatur persediaan pangan selama masa paceklik menyelamatkan banyak orang.Keimanan yang Kuat
Nabi Yusuf A.S. memiliki keimanan yang sangat kuat kepada Allah. Meskipun dia menghadapi godaan dari istri Aziz yang sangat menggoda, ia tetap menolak dan memohon perlindungan kepada Allah. Ia menunjukkan bahwa hanya dengan keimanan kepada Allah, seseorang dapat mengatasi godaan nafsu dan ujian kehidupan.Kebaikan Hati dan Pengampunan
Salah satu kelebihan terbesar Nabi Yusuf A.S. adalah sifatnya yang pemaaf. Meskipun saudara-saudaranya yang telah membuangnya dan berbuat zalim kepadanya, ketika mereka datang meminta maaf karena kelaparan, Nabi Yusuf A.S. memaafkan mereka dan tidak membalas dendam. Ia bahkan menyambut mereka dengan penuh kasih sayang dan pengertian.Kejujuran dan Integritas
Nabi Yusuf A.S. selalu memegang teguh prinsip kejujuran dan integritas. Ketika ia difitnah oleh istri Aziz, ia tidak membela dirinya dengan kebohongan, tetapi tetap bersikap jujur dan menjelaskan yang sebenarnya. Kejujuran ini akhirnya membebaskannya dari tuduhan yang tidak berdasar.Doa dan Tawakal
Nabi Yusuf A.S. selalu berdoa kepada Allah dan bertawakal kepada-Nya dalam setiap situasi. Ketika berada di penjara, ia berdoa agar Allah membebaskannya dan menjaga dirinya dari kejahatan. Doa-doa dan tawakalnya menjadi contoh penting bagi umat Muslim dalam menghadapinya kesulitan hidup.
Secara keseluruhan, Nabi Yusuf A.S. merupakan teladan bagi umat manusia dalam berbagai aspek, baik dari segi moral, spiritual, maupun kepemimpinan. Kisah hidupnya mengajarkan kita tentang kesabaran, keteguhan iman, kebaikan hati, dan bagaimana menghadap ujian hidup dengan penuh hikmah.














.jpeg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

