Nabi Musa (A.S) adalah salah seorang nabi yang paling sering disebut dalam Al-Qur'an dan memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Beliau dikenal sebagai **"Kalimullah"** (yang diajak bicara langsung oleh Allah) dan diutus untuk membebaskan Bani Israil dari penindasan Fir'aun. Berikut adalah kelebihan Nabi Musa (A.S) dan doanya yang terkenal:
---
### **Kelebihan Nabi Musa (A.S):**
1. **Diajak Bicara Langsung oleh Allah**
Nabi Musa (A.S) memiliki keistimewaan karena diajak bicara langsung oleh Allah di Bukit Tursina (Gunung Sinai). Peristiwa ini disebut dalam Al-Qur'an, Surah An-Nisa (4:164).
2. **Pemimpin dan Pembebas Bani Israil**
Beliau memimpin Bani Israil keluar dari Mesir, membebaskan mereka dari penindasan Fir'aun, dan membawa mereka menuju tanah yang dijanjikan.
3. **Mukjizat yang Besar**
Nabi Musa (A.S) diberikan mukjizat oleh Allah, seperti tongkat yang bisa berubah menjadi ular, tangan yang bercahaya, dan kemampuan membelah laut.
4. **Kesabaran dan Keteguhan**
Beliau menghadapi banyak ujian, termasuk penolakan dari Bani Israil dan permusuhan dari Fir'aun, tetapi tetap sabar dan teguh dalam menjalankan tugas kenabiannya.
5. **Pemegang Kitab Taurat**
Nabi Musa (A.S) diberikan kitab Taurat sebagai pedoman bagi Bani Israil.
---
### **Doa Nabi Musa (A.S):**
Nabi Musa (A.S) memiliki beberapa doa yang tercatat dalam Al-Qur'an. Berikut adalah dua doanya yang paling terkenal:
#### 1. **Doa Memohon Kemudahan dan Kelapangan Dada**
Doa ini tercantum dalam Surah Taha (20:25-28), ketika Nabi Musa (A.S) memohon kepada Allah sebelum menghadapi Fir'aun:
**رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي * وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي * وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي * يَفْقَهُوا قَوْلِي**
**Latin:** "Rabbishrah li sadri, wa yassir li amri, wahlu 'uqdatan min lisaani, yafqahu qawli."
**Artinya:** "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku."
Doa ini menunjukkan kerendahan hati Nabi Musa (A.S) dan ketergantungannya kepada Allah dalam menghadapi tugas yang berat.
#### 2. **Doa Memohon Ampunan dan Rahmat**
Doa ini tercantum dalam Surah Al-A'raf (7:151), ketika Nabi Musa (A.S) memohon ampunan untuk dirinya dan saudaranya, Harun (A.S):
**رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِأَخِي وَأَدْخِلْنَا فِي رَحْمَتِكَ ۖ وَأَنتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ**
**Latin:** "Rabbighfir li wa li akhi wa adkhilna fi rahmatika, wa anta arhamur-rahimin."
**Artinya:** "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku, dan masukkanlah kami ke dalam rahmat-Mu, dan Engkau adalah Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."
---
### **Pelajaran dari Kisah Nabi Musa (A.S):**
1. **Kepercayaan dan Ketergantungan kepada Allah**
Nabi Musa (A.S) selalu mengandalkan Allah dalam setiap situasi, baik saat menghadapi Fir'aun maupun saat memimpin Bani Israil.
2. **Kesabaran dalam Menghadapi Ujian**
Beliau menghadapi banyak tantangan, tetapi tetap sabar dan tidak pernah putus asa.
3. **Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab**
Nabi Musa (A.S) adalah pemimpin yang tegas, adil, dan selalu berusaha membawa kaumnya kepada jalan yang benar.
4. **Pentingnya Berdoa**
Doa-doa Nabi Musa (A.S) mengajarkan kita untuk selalu memohon pertolongan, kemudahan, dan ampunan dari Allah.
Kisah Nabi Musa (A.S) adalah sumber inspirasi bagi umat manusia, terutama dalam hal keteguhan, kepemimpinan, dan ketergantungan kepada Allah.
.jpg)
No comments:
Post a Comment